Pencegahan Tipes Dirumah

Pencegahan Tipes Dirumah

Beberapa penderita tentunya pasti akan melakukan berbagai cara agar penyakit  yang di deritanya dapat sembuh dengan cepat, dan apabila sudah sembuh pastinya juga tidak ingin penyakit itu datang kembali atau kambuh kemabali. Banyak berbagai cara yang harus dilakukan untuk hal itu, namun pada umumnya orang-orang sering kali membiarkan atau tidak perduli lagi dan tidak menjaga kebersihan. padahal seperti yang anda ketahui bahwa penyakit ini muncul akibat kurangnya kebersihan.

pencegahan-tipes-dirumah

Untuk mencegah tipes kambuh lagi, diperlukan pengobatan yang tuntas. Pasalnya, jika pengobatan tipes tidak tuntas, maka bakteri salmonella typhi tersebut berisiko masih ditemukan selama lebih dari 1 tahun di tinja penderita.

Mengejutkannya, selama penderita pembawa bakteri salmonella typhi terjangkiti, mereka biasanya tidak menunjukan gejala penyakit. Namun dapat diketahui hanya dari pemeriksaan kuman dari tinja dan kemih. Jika terdapat penurunan daya tahan tubuh, maka risiko penyakit tipes dapat berulang kambuh kembali.

Tipes ditandai sejumlah gejala klinis, seperti demam tifoid terutama pada sore dan malam hari, badan lemah, sakit kepala, radang tenggorokan, perut terasa tidak enak, sembelit atau terkadang diare.

Jika Anda merasakan gejala-gejala klinis tersebut, periksakan diri Anda ke rumah sakit untuk memastikan penyakit yang Anda derita.

Di rumah sakit terdapat laboratorium untuk tes widal dan tes darah. Bila Anda positif menderita tipes, dokter biasanya menyarankan untuk dirawat di rumah sakit. Tidak ada salahnya Anda menuruti saran tersebut

Namun, penyakit tipes bisa kembali karena bakteri tipes masih tersimpan di dalam tubuh dalam jumlah sedikit (lemah) dan dorman.

Tidak ada jaminan penyakit tipes tidak kambuh kembali. Orang yang sering menderita tipes biasanya akan mudah mengenali gejala-gejala tipes ketika kambuh kembali.

Jika Anda atau anggota keluarga Anda ada terkena penyakit tipes dan tidak ingin dirawat di rumah sakit, Anda bisa mencoba enam tips dan cara pengobatan ini di rumah:

  1. Karantina penderita dari anggota keluarga lain

Tempatkan penderita di kamar tersendiri. Kamar harus cukup udara segar. Buka jendela kamar pada siang hari.

Penyakit tipes bisa menular, jadi jangan melakukan kontak dengan anggota keluarga yang lain. Jangan menggunakan bekas pakaian atau handuk penderita tipes.

Pisahkan pakaian penderita tipes dari pakaian anggota keluarga lainnya. Sebelum dicuci, rendam pakaian penderita dengan air panas.

  1. Berikan Antibiotik

Handbook of Antimicrobial Theraphy (2005) menyebutkan jenis-jenis antibiotik yang utama untuk memerangi bakteri Salmonella typhi antara lain Ciplofloxacin dan Ceftriaxon (untuk anak-anak).

Jenis obat alternatif tipes adalah Kloramfenikol dan Amoxilin. Jika ada dokter yang meresepkan Kloromfenikol, cobalah konsultasikan ke dokter lainnya untuk mendapatkan pertimbangan jenis antibiotik lain yang lebih ampuh.

Beberapa dokter, ada yang meresepkan Cravox (Levofloxacin) yang ampuh dengan dosis sekali sehari. Cravox bisa dibeli bebas di apotek-apotek terdekat. Jangan lupa, antibiotik harus diminum sesuai resep dan dihabiskan.

  1. Istirahat di tempat tidur (Bedrest)

Penderita tipes tidak boleh banyak bergerak agar bakteri tidak cepat menyebar.

Penderita harus istirahat total di tempat tidur sampai benar-benar sembuh. Meskipun demam sudah turun, penderita harus tetap istirahat di tempat tidur hingga benar-benar kuat.

Tidurlah pada jam 22.00-04.00 untuk mendapatkan kualitas tidur terbaik. Tidur pada waktu yang tepat membuat produksi darah bersih bisa terjadi dan mempercepat proses pembuangan zat-zat racun.

  1. Makanan yang Cocok untuk Penderita

Ada anggapan yang menyebutkan penderita tipes harus makan bubur saring untuk menjaga ususnya.

Sebenarnya, bakteri tipes menyerang usus halus. Di usus halus, makanan sudah dalam bentuk cairan karena telah dicerna di lambung dan usus 12 belas jari.

Penderita tipes tidak harus makan bubur yang disaring. Keseringan makan bubur saring justru membuat penderita menjadi lemas karena kekurangan kalori.

Berikan buah-buahan kepada penderita. Biasanya buah-buahan tidak dizinkan karena buah dianggap mengandung gula yang membantu pertumbuhan bakteri di usus.

Sebenarnya, bukan buah-buahannya yang salah tapi cara memakannya. Biasanya buah diberikan setelah makanan sebagai makanan pencuci mulut.

Hal itu membuat buah  membusukkan makanan yang telah kita makan sebelumnya, karena kombinasi gula buah dan asam lambung menghasilkan efek fermentasi makanan seperti efek ragi pada pembuatan tape.

Jadi, makanlah buah 15 menit sebelum makan siang atau makan malam. Sebaiknya buah dimakan saat perut masih kosong, yakni pada pagi hari. Jadikan buah-buahan sebagai sarapan.

Sebagai makanan utama, berikanlah makanan nasi lembek dan lauk berprotein tinggi, seperti telur, daging, salmon dan ati ayam. Sebagai sayuran, hidangkan rebusan kacang merah, jagung dan labu siam. Hindari makanan yang pedas.

  1. Minum Jus Wortel

Jus wortel terkenal mengandung vitamin A dan beta karoten. Wortel bermanfaat untuk kesehatan mata, kulit, mencegah kanker, menghambat penuaan dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Dalam mengatasi tipes, jus wortel membantu membersihkan darah dan melancarkan buang air besar. Wortel mengandung pektin yang membantu melunakkan feses.

Buatlah segelas jus wortel dicampur dengan tomat. Tomat mengandung bermacam-macam nutrisi seperti kalium, magnesium, zinc, zat besi, vitamin A, vitamin C dan sebagainya. Cuci terlebih dahulu hingga benar-benar bersih.

Gunakan air matang pada bilasan terakhir. Gunakan juicer untuk membuat jus agar jus wortel langsung terpisah dari ampasnya. Jika tidak ada juicer, pakailah blender. Beri sedikit air, lalu blend, dan saring untuk diambil airnya.

Minumkan pada si penderita satu jam setelah makan siang. Berikan dua kali sehari, yakni pada siang dan malam hari.

  1. Minum Jus Nanas

Nanas mengandung vitamin C, bromelain, vitamin B kompleks dan mineral lainnya. Vitamin C dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan mempercepat pemulihan setelah sakit. Bromelain mengurangi nyeri otot dan mempercepat penyembuhan luka.

Minumkan jus nanas kepada penderita setelah demam tifoid turun. Jika antibiotiknya tepat, demam turun setelah 5 hari mengkonsumsi antibiotik.

Pilihlah nanas yang sudah matang. Blender sampai halus dan minumkan kepada penderita setiap pagi hari.

Dengan rutin meminum jus nanas, luka usus dan radang tenggorokan menjadi cepat sembuh dan Anda siap beraktivitas kembali.

Itulah beberapa contoh pengobatan yang dapat dilakukan dirumah, agar dapat menjaga kesehatan dan mencegah penyakit tipes datang dan kambuh lagi. Semoga info ini bermanfaat.

Namun untuk mengetahui beberapa tentang tipes, kami berikan link yang dapat anda kunjungi untuk mengetahui apa itu tipes dan pengobatannnya.

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya :

*Obat Tradisional Tipes Ampuh

*Obat Tipes Herbal Murah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s