Ciri-ciri dan Gejala Tipes Pada Anak

Ciri-ciri dan Gejala Tipes Pada Anak

Demam tifoid atau sering disebut tifus, merupakan salah satu jenis penyakit pencernaan yang cukup banyak di derita di indonesia, dan dapat menyebabkan kematian. Tentunya para orang tua tidak ingin melihat anaknya sakit, apalagi sakit seperti tipes ini, untuk itu para orang tua harus mengetahui Ciri-ciri dan Gejala Tipes Pada Anak agar dapat segera menanggulangi penyakit itu secara cepat dan tidak menyebabkan penyakit tipes yang lebih parah.

Ciri-ciri dan Gejala Tipes Pada Anak

Biasanya gejala yang dirasakan pada anak pada umumnya hampir sama dengan penyakit demam berdarah dengue. Oleh karena itu, biasanya pemeriksaan dokterlah yang bisa membedakan antara gejala tipes dan juga penyakit DBD.

Kita Ketahui Terlebih Dahulu Tentang Tipes !!

Pada umumnya gejala tipes pada anak disebabkan karena infeksi bakteri pada usus halus. Bakteri penyebab tipes yang bernama salmonella typhi atau salmonella paeartyphi. Jenis bakteri yang bisa masuk hingga ke usus melalui makanan yang dikonsumsi oleh penderita. Biasanya anak-anak sangat berisiko terkena penyakit ini, karena biasanya anak-anak lebih berpotensi mengkonsumsi sembarang makanan yang mungkin sudah tercemar bakteri tipus. Bakteri yang masuk ke saluran usus kemudian berkembang biak dan akhirnya merusak dinding usus. Bahkan setelah itu bakteri-bakteri yang sudah semakin berkembang ini akan masuk di saluran limfa dan bisa masuk hingga ke pembuluh darah. Proses ini biasanya bisa memakan waktu antara 24 jam hingga 27 jam.

Baca Juga : Kenali Ciri-ciri Gejala dan Penyebab Tipes

Tanda Dan Gejala Penyakit Tifus

1. Demam atau panas bisa berlangsung selama lebih dari 7-10 hari. Kondisi pasien disiang hari cenderung terlihat segar namun menjelang malam akan mengalamidemam tinggi.

2. Lidah penderita terlihat keruh dan kotor, bagian tengah berwarna putih dan pinggirnya merah. Biasanya anak akan merasa lidahnya pahit dan selalu ingin makan yang asam-asam atau pedas.

3. Terjadi mual bahkan bisa sampai muntah, karena bakteri Salmonella typhi berkembang biak di dalam hati dan limpa penderita, Akibatnya terjadi pembengkakan dan akhirnya menekan lambung sehingga terjadi rasa mual. Dikarenakan mual yang berlebihan, akhirnya makanan tak bisa masuk secara sempurna dan biasanya keluar lagi lewat mulut.

4. Mengalami Diare atau mencret. Sifat bakteri yang menyerang saluran cerna menyebabkan gangguan penyerapan cairan yang akhirnya terjadi diare, namun dalam beberapa kasus justru terjadi konstipasi atau sulit buang air besar (sembelit).

5. Badan terasa lemas, pusing, juga terjadi infeksi pada tenggorokan dan sakit perut. Demam yang tinggi bisa menimbulkan rasa lemas dan pusing. Sementara terjadinya pembengkakan hati dan limpa menimbulkan rasa sakit pada perut.

6. Pada kondisi yang berat penderita bertambah sakit dan kesadaran mulai menurun yang mengakibatkan pingsan. Penderita umumnya lebih merasakan nyaman dengan berbaring tanpa banyak bergerak.

Penyebab tipes

Penyakit Tipes dapat menyerang manusia mulai dari balita hingga dewasa, sebab sumber penyebab Tipes kerap kali disebabkan oleh kurang adanya perhatian terhadap kebersihan sehingga virus atau bakteri penyebab tipes dengan mudah berkembang pada tempat-tempat seperti kotoran juga bekas air cucian gelas, sendok, piring dan lainya dengan kondisi air yang tidak diganti dengan keadaan tangan yang selalu kotor.

Cara mengatasi penyakit tipes

Tentunya agar kita dapat terhidar dari penyakit tipes, kita perlu memperhatikan dan melakukan langkah-langkah beriktu ini.

Langkah-langkah pencegahan tifus :

1. Mencuci tangan sebelum dan sesudah mengolah makanan dan minuman, serta setelah buang air.

2. Jika harus membeli minuman, sebaiknya minum air dalam kemasan.

3. Minimalisasi konsumsi makanan yang dijual di pinggir jalan karena mudah terpapar bakteri.

4. Hindari es batu dalam minuman Anda. Juga sebaiknya hindari membeli dan mengonsumsi es krim yang dijual di pinggir jalan.

5. Hindari konsumsi buah dan sayuran mentah, kecuali Anda mengupas atau mencucinya sendiri dengan air bersih.

6. Batasi konsumsi makanan boga bahari (seafood), terutama yang belum dimasak.

7. Sebaiknya gunakan air matang untuk menggosok gigi atau berkumur.

8. Bersihkan toilet, gagang pintu, telepon, serta keran air di rumah Anda secara teratur.

9. Hindari bertukar barang pribadi seperti handuk, sprei, dan alat mandi. Cuci benda-benda tersebut secara berkala dalam air hangat.

10. Hindari konsumsi susu yang tidak terpasteurisasi.

Bila anak anda ataupun anak anda mengalami hal seperti itu, segerlah anda antisipasi dengan berbangai cara, karena bila dibiarkan penyakit tipes akan semakin berkembang dan semakin parah bahkan dapat menyebabkan kematian.

Baca juga artikel lainnya :

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s